...

Dzikir Setelah Sholat Wajib Sesuai Sunnah Yang Shahih

Dzikir Setelah Sholat Wajib Sesuai Sunnah Yang Shahih - Bacaan doa apa yang  kita baca setelah selesai sholat  5 [lima] waktu yang di anjurkan atau di sunnahkan dalam islam ? mungkin di antara teman teman muslim masih ada yang bertanya demikian. Dan pada kesempatan kali ini dataislami.com mencoba untuk berbagai ilmu yang terpendem di luasnya keilmuan islam serta memurnikan akidah umat berdasarkan al quran dan sunnah.

Dzikir Setelah Sholat Wajib Sesuai Sunnah Yang Shahih

Sholat lima waktu merupakan hal yang wajib kita kerjakan sebagai umat islam kecuali ada udzur syar'i yang menghalanginya, terlepas dari hal tersebut apakah ibadah ibadah yang kita lakukan sudah berdsarkan al quran dan sunnah atau malah kita beribadah dengan mengada-adakan sesuatu yang baru atau bid'ah. Seperti di dalam sabda nabi muhammad shallahu'allaihi wasallam "setiap bid'ah itu sesat, dan setiap kesesatan itu di neraka", naudzubillah.

Baik teman teman semua, berikut ini bacaan dzikir setelah sholat berdsarkan riwayat riwat yang shahih beserta nomor hadistnya, Insya Allah bisa di jamin kebenarannya. Silahkan antum pelajari dan hafalkan bacaan dzikirnya.


Bacaan Doa Dan Dzikir Setelah Sholat Fardhu


  • Pertama
3x أَسْتَغْفِرُ الله

1x اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

" Astaghfirullah "  3x
" Allahmumma angtassallam, wamingkassalla, tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikhrom "

Artinya :
Aku mohon ampun kepada Allah.(3x) Ya Allah Engkaulah zat yang Maha Sejahtera, dan dari-Mu lah kesejahteraan, Maha Suci Engkau yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan
Hadist Riwayat :

> Muslim no.591 (135),
> Ahmad (V/275,279),
> Abu Dawud no.1513,
> an Nasa'i III/68,
> Ibnu Khuzaimah no.737,
> ad-Darimi I/311,
> Ibnu Majah no.928

( Dari Sahabat Tsauban radhiyallaahu ‘anhu)


  • Ke-Dua


لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

" LAAILAAHA ILLALLAHU WAHDAHULAA SYARIKALAH, LAHULMULKU WALAHULHAMDU WAHUWA 'ALA KULLI SAI'INGKODIR, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'TOIT, WALAMU'TIYA LIMAA MANA'T, WA LAA YANFA 'U DZAL JADDIMINGKAL JADDU ".


Artinya :
"Tiada tuhan yang waib dan berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya [Allah]. Bagi-Nya puji dan kerajaan. Dialah [Allah] Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb, tiada yang bisa mencegah dari apa yang Engkau berikan dan tiada yang bisa memberi dari apa yang Engkau cegah. Tiada berguna kekayaan [harta benda] dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (kecuali iman dan amal shalih yang menyelamatkannya dari siksa). Hanya dari Engkau kekayaan dan kemuliaan."

Hadist Riwayat :

> Al-Bukhari no.844 dan Muslim no.593,
> Abu Dawud no.1505,
> Ahmad IV/245, 247, 250, 254, 255,
> Ibnu Khuzaimah no.742,
> ad-Darimi I/311,
> An-Nasa-i III/70,71, dari

(Al-Mughirah bin Syu’bah)


  • Ke-Tiga


لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

" Laa ilaha illallahu wahdahulaa syarikalahu. Lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiiru. Laa haula walaa quwwata illa billahi. Laa ilaha illallahu walaa na’budu illa iyyaahu. Lahun ni’matu walahul fadhlu walahuts tsanaaul hasanu. Laa ilaha illallahu mukhlisyiina lahuddiin walaw karihal kaafiruun "


Artinya :
Tida Tuhan yang berhak dan wajib diibadahi/disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan melainkan atas pertolongan Allah. Tiada tuhan yang berhak dan wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa. Kami tidak [melakukan] beribadah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan segala pujian yang baik. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, dengan memurnikan [menyempurnakan] ibadah hanya kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya.

Hadist Riwayat :

> Muslim no.594,
>Ahmad IV/ 4, 5,
> Ibnu Khuzaimah no.740, 741,
> Abu  Dawud no. 1506, 1507,
> an- Nasa-i III/70,

( Dari ’Abdullah bin az-Zubair Rahimahullah )


  • Ke-Empat

33X سُبْحَانَ اللهِ

33X اَلْحَمْدُ لِلَّهِ

33X اَللهُ أَكْبَرُ 

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

" Subhanallah " (dibaca sebanyak 33x)

" Alhamdulillah " (dibaca sebanyak 33x)

" Allahu akbar " (dibaca sebanyak 33 x) 

" Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir ".


Artinya :
Maha Suci Allah (dibaca sebanyak 33 x), segala puji bagi Allah (dibaca sebanyak 33 x), Allah Maha Besar (dibaca sebanyak 33 x). Tiada tuhan yang waib dan berhak di sembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Ia-lah Yang maha berkuasa atas segala sesuatu.

" siapa yang membaca kalimat dzikir tersebut setiap selesai melakukan shalat, maka akan diampuni kesalahannya dosanya sekalipun seperti buih di lautan.” HR. Muslim no.597, Ahmad II/371,483, al-Baihaqi II/187 dan Ibnu Khuzaimah no.750 ). 


  • Ke-Lima


اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

" Allaahulaa ilaaha illaahu wal hayyul qoyyumu, la ta'-ghudzuhuu sinatuw walaa naumu. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardhi. Man dhalladjii yasfa’u ’indahuu illa bi idnih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum. Walaa yuhiithuuna bi shay-im min ’ilmihii illa bimaa syaa-a. Wasi’a kursiiyyuhus samaawaati wal ardho. Walaa ya-uuduhuu hifduhumaa. Wa huwal’aliiyul ’azhiim. "


Artinya :
Saya berlindung pada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Allah, tiada Ilah yang berhak dio sembah dan di ibadahi selain Allah yang maha Esa. Yang hidup kekal[abadi] dan terus menerus mengurus (makhluk ciptaan-Nya), tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Yang dimiliki-Nya segala apa yang terdapat di langit dan segala sesuatau yang ada di bumi. Siapakah yang bisa memberikan syafaat di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah tahu segala apa yang di hadapan mereka dan di yang ada di belakang mereka, dan mereka tak mengetahui segala dari ilmu Allah melainkan hanya apa yang dikehendaki oleh Allah. Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (ayat kursi Q.S al baqarah : 255)

Hadist Riwayat :

> An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44 Hadits ini di shahihkan oleh Ibnu Hibban
seperti yang disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Bulughul Maram.


  • Ke-Enam
Untuk doa dan dzikir urutan yang ke enam yang di baca setelah sholat wajib atau fardhu, kita di anjurkan membaca 3 surat pendek terakhir di dalam al quran yaitu :

1. Al-Ikhlas (qul huwallah)
2. Al-Falaq (qul 'audhubirobill falaq')
3. An-Naas (qul 'audhubiro binnas)


Hadist Riwayat :
> Abu Dawud no.1523
> an-Nasa-i III/68
> Ibnu Khuzaimah no.755
> Hakim I/253. 

( Lihat juga riwayat shahih at-Tirmidzi III/8 no.2324. Ketiga surat al quran tersebut dinamai dengan al Mu’awwidzaat )

  • Ke-Tujuh
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

" Allahumma inni as aluka 'ilman nafiia, wa rizqon thoyiban, ma 'amalan mutaqobalan "

Artinya :
Ya Rabb, sungguh aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, dan rezeki yang halal dan juga amal yang diterima.
Bacaan ini di baca saat selesai salam dari sholat shubuh, jadi dzikir setelah sholat wajib ini di baca hanya di waktu shubuh saja.

Hadist Riwayat :
> Ibnu Majah no. 925
> Ahmad 6: 305, 322.

( Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih )


Teman teman semuanya itu tadi bacaan dzikir setelah sholat yang mungkin bisa antum pelajari dan insya Allah di permudah untuk hafal, sampai disini dulu perjumpaan kita kali ini semoga apa yang dataislami berikan bisa bermanfaat dan berguna.Syukron.

Referensi articles :

> rumaysho.com
> belajarsunnah.com

Video dzikir setelah sholat !

0 Response to "Dzikir Setelah Sholat Wajib Sesuai Sunnah Yang Shahih"

Post a Comment

Berikan kritik dan saran terbaik anda untuk kemajuan kami, sukron