...

Larangan Mengucapkan Selamat Natal Dalam Islam

Dataislami.com - Larangan Mengucapkan Selamat Natal Dalam Islam | Hari ini tepatnya 25 desember merupakan hari raya umat kristiani dan bagaimana sikap kita dalam menghargai hari raya umat kristen ?.

Larangan Mengucapkan Selamat Natal Dalam Islam


Di dalam agama islam kita di larang untuk ikut ikutan bergembira dalam hari raya agama lain terlebih lagi mengucapkan selamat akan hari tersebut kepada mereka, ini semua berdasarkan dalil dalil dalam al quran dan sunnah nabi muhammad shallallahu'alaihi wasallam.

Berikut ini beberapa alasan kenapa kita dilarang untuk mengucapkan selamat kepada mereka, dan semoga kita semua bisa memahami dengan baik dan benar.

Hukum Mengucapkan Selamat Natal Kepada Umat Nasrani

1. Natal Bukan Hari Raya Umat Islam

Didalam agama islam hanya terdapat 2 hari raya yakni idul adha dan idul fitri, sebagai mana tercantum dalam sebuah hadist yang artinya :

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata : “Ketika Rosullullah shallallahu alaihi wa sallam datang ke kota Madinah, penduduk Madinah pada saat itu memiliki dua hari raya untuk senang senang dan bermain main pada zaman jahiliyah. Maka beliau shallallahu alaihi wasallam berkata : Aku datang pada kalian dan kalian punya dua hari raya pada masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah Ta'ala telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Adha dan hari raya Idul Fitri” Hadist Riwayat Ahmad dengan sanad shahih.

Cukup lah untuk kita umat muslim dengan dua hari raya tersebut dan tidak ikut berbahagia dengan hari raya umat nasrani.

2. Dengan Mengucapkan " Selamat" Berarti Kita Setuju Dengan Kekufuran

Dalam al quran surat al kafirun sudah di jelaskan dengan sangat gamblang tentang untuk mu agamamu dan untuk ku agamaku. Berikut salah satu bunyi ayat tersebut.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

Artinya : Bagimu agamamu, bagiku agamaku .QS. Al-Kafirun ayat ke-6

3. Meyerupai Orang Kafir

Dalam riwayat hadist imam ahmad dan abu daud juga sudah dengan jelas di paparkan tentang larangan menyerupai orang kafir, berikut ini bunyi hadist yang menjelaskannya.

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Artinya : " Siapa yang menyerupai/menyamai suatu kaum, maka ia termasuk/menjadi bagian dari mereka." Hadist Riwayat. Ahmad dan Abu Dawud.

Ketiga alasan di atas ana rasa sudah cukup untuk menjelaskan larangan tersebut, selain ketiga alasan diatas masih banyak lagi dalil dalil yang melarang kita untuk mengucapkan selamat natal dan tahun baru kepada umat nasrani. Semoga kita di bebaskan dari dosa karena sebab diatas.

0 Response to "Larangan Mengucapkan Selamat Natal Dalam Islam"

Post a comment

Berikan kritik dan saran terbaik anda untuk kemajuan kami, sukron